Seiring mulai terjadinya panen padi di Sleman dan sekitarnya, harga gabah kering giling juga mulai mengalami penurunan. Pengusaha penggilingan padi juga tidak lagi mengalami kesulitan untuk mendapatkan gabah kering pungut.

Mudahnya mendapatkan gabah kering pungut ini kemudian meningkatkan volume pembelian. Namun karena masih dalam keadaan kering pungut atau kering panen, pengusaha harus menjemur hingga mencapai kondisi kering giling.

Setiap ton gabah kering giling, rata-rata akan menghasilkan enam kuintal beras bersih. Harga yang mulai turun dan mudahnya mendapatkan gabah, harga beras di tingkat penggilingan pun mulai turun. Harga beras di penggilingan sekarang turun menjadi Rp 14.000,00/Kg untuk beras medium dan Rp 15.000,00/Kg untuk beras premium, atau rata-rata turun Rp 1.000,00/Kg.

“Biasanya Rp 6.000,00 itu masih tinggi sedikit, karena biasanya normalnya Rp 5.500,00. Harga beras untuk yang premium Rp 15.000,00 dan medium Rp 14.000,00. Harga tersebut sudah hampir mendekati harga normal, harga beras kurang lebih sudah turun sejak 5 hari yang lalu,” ujar Paliyanti, Pemilik Usaha Penggilingan Padi Umbulmartani Sleman.

Widi, RBTV.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *