Hujan deras mengakibatkan, jembatan yang menghubungkan, Desa Kepoh dan Desa Srimulyo, Kecamatan Gondang rusak berat. Bahkan bencana tersebut, juga merusak rumah warga.

Hujan deras tersebut, menyebabkan banyak ranting pohon, terbawa arus sungai. Ranting tersebut terhenti di jembatan, sehingga tekanan tinggi, membuat jembatan ambrol.

Jembatan yang di bangun, sejak 1997 tersebut, memiliki panjang, 35 meter, dan lebar satu setengah meter. Jembatan tersebut adalah milik desa, yang di bangun swadaya.

“Banjir masuk kedalam rumah sepinggang, ini terjadi karena jembatan yang ambrol sehingga air masuk sampai kedalam rumah. Saya sebagai orang yang sudah tua kebingungan dan susah. Mbah Putri yang tidak tahan dengan air sudah pindah ke rumah anak, karena di rumah ini dingin” ujar Seman, Warga.

Jembatan yang rusak ini, adalah akses utama warga, dua desa tersebut. Akibat rusaknya jembatan, warga kini harus memutar.

“Untuk sementara ini, aktivitas tidak bisa di lakukan. Jadi harus lewat jalan biasa, sedangkan inikan jalan alternatif, penting sekali sebetulnya tapi kerana adanya jembatan ambrol ini sementara pindah Haluan lewat jembatan yang lain,” ujar Gimin Mukti, Warga.

Masyarakat berharap, Pemerintah Sragen dan BPBD, dapat membantu warga terdampak, rusaknya jembatan dan rumah ini.

Rizki Budi Pratama, RBTV. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *