Dinas Parawisata Kulon Progo, Menaikkan tarif retribusi destinasi wisata yang menjadi kewenangannya, per 1 Februari 2024 yang lalu. Kenaikan retribusi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, bagi perekonomian masyarakat disekitar tempat wisata tersebut.

Per 1 Februari 2024, tarif retribusi di sejumlah destinasi wisata yang dikelola oleh dinas parawisata Kulon Progo, mengalami kenaikan. Retribusi ini naik dari 6 ribu rupiah per orang, menjadi 10 ribu rupiah per orang. Destinasi yang dimaksud seperti kompleks pantai Glagah, pantai Trisik, gua Kiskendo, puncak Suroloyo, dan lain-lain.

Hak ini disampaikan kepala dinas parawisata Kulon Progo, Joko Mursito. Disampaikan bahwa sudah seayaknya tarif retribusi dinaikkan untuk mengejar target PAD yang juga mengalami kenaikan. Dari retibusi ini nantinya akan kembali kepada masyarakat sekitar tempat wisata dalam berbagai program dan kegiatan.

“Target kami juga naik, dari 5,2 milyar menjadi 8,6 milyar, sehingga mudah-mudahan kenaikan ini juga tidak kemudian menyurutkan wisatawan yang datang, tapi justru bagaimana induksi perekonomian sudah mulai membaik, terus diikuti dengan kemampuan untuk berwisata dengan memberi retribusi yang agak lebih tinggi dari tahun sebelumnya.”  Ungkap Joko Mursito, Kepala Dinas Parawisata Kulon Progo

Joko juga menambahkan, kenaikan tarif retribusi ini telah disosialisasikan melalui pelaku wisata, pemasangan banner hingga lewat media sosial.

“Kami mengsosialisasikan lewat para pelaku wisata, kemudian KPI, PHRI, Asita, itu udah surati terlebih dahulu, kemudian destinasi-destinasi wisata sudah kita pasang banner-bener, yang sebelum itu dilakukan dan sudah memberikan sosialisasi dalam bentuk tulisan itu dan di medsos sudah kami sampaikan di grup-grup WA kami dengan parawisata sudah kami sampaikan, jadi tidak kemudian tidak tiba-tiba naik, itu kami sudah sampaikan sebelumnya dan mudah-mudahan semua sudah Bersiap.” Ungkap lanjut Joko Mursito, Kepala Dinas Parawisata Kulon Progo.

Kenaikan tarif ini diharapkan juga dapat diterima masyarakat dan tidak membuat para wisatawan yang datang di Kulon Progo menjadi makin sediki dan bisa didukung oleh masyarakat.

Bagas, RBTV.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *